Beranda > Dakwah Kampus > LDK KARISMA GENERASI KE-2

LDK KARISMA GENERASI KE-2

“ Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu Amat zalim dan Amat bodoh.” (QS Al-Ahzab:72)

Assalammu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh..
Rasa syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas curahan dan limpahan nikmat-Nya yang tak terhingga kepada kita hamba-Nya, tanpa takdir dan hidayah-Nya mungkin kita tidak akan berjalan di atas rel dakwah yang sedang kita lalui sekarang ini, sebuah rel yang menjanjikan kita dengan tempat pemberhentian indah bernama Surga. Shalawat bertangkaikan Salam kita sampaikan kepada Qudwah wal Uswah, Murobbi kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarga, para sahabat, dan semoga kita dapat menjadi pengikutnya yang tetap Istiqomah hingga yaumil akhir.

Ikhwan dan akhwat fillah,

Seperti yang ada dalam firman Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 72 bahwa langit, bumi, dan gunung – gunung enggan untuk memikul amanah yang Allah mau berikan kepada mereka tetapi manusia berani memikul amanah itu. Dalam hal ini, amanah itu adalah amanah dakwah, amanah sebagai khalifah di bumi Allah ini. Kita berharap semoga kita tidak termasuk dalam kategori manusia yang di sampaikan di akhir ayat, Sesungguhnya manusia itu Amat zalim dan Amat bodoh. Na’udzubillah min dzaalik…

Dalam memikul amanah ini tentunya kita tidak dapat bekerja sendiri-sendiri, tetapi dengan amal jama’i-lah amanah ini dapat kita jalankan dan dengan amal jama’i, pekerjaan seberat apapun akan terasa lebih ringan jika di kerjakan bersama.

“Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (QS Ash Shaff-4)

Maka dari itu, barisan yang kokoh dan solid adalah sebuah starting point yang baik dalam menjalankan amanah ini.

Ikhwan dan akhwat fillah,

Tak terasa sudah 2 hari berlalu dari MUBES LDK KARISMA, dengan KETUA UMUM baru Akh Ahcyadi Yahya (Teknik Elektronika ’08) beserta TIM baru yang akan di bentuk. Kita ucapkan selamat menjalankan amanah dakwah dan semoga dakwah kampus kita, akan semakin kokoh kedepannya. Amin..

Sepucuk surat terbuka untuk pengurus LDK KARISMA 2010-2011

Ikhwan dan akwat fillah yang di rahmati Allah SWT,
Regenerasi adalah sebuah keniscayaan, tetapi akanlah sangat merugi dan celakalah kita jikalau proses regenerasi itu tidak kita hiasi dengan satu kata yang kita sebut PERUBAHAN. Perubahan yang saya maksud tentunya perubahan ke arah yang lebih baik.

Satu dekade lebih kita telah mewarnai kampus POLSRI dengan cahaya Islam yang terang dan menyejukkan. Telah begitu banyak deraian keringat yang mengalir dari pori-pori aktivis dakwah kampus ini, ide-ide cemerlang juga telah banyak terlahir dari karunia akal pikiran yang tak kenal lelah berpikir dan memeras otak, berjuta atau mungkin berpuluh-puluh juta rupiah telah melayang dari kantong kas LDK ataupun kantong pribadi kader tanpa kesia-siaan.

Ikhwan dan akhwat fillah,

Dakwah era baru sekarang ini juga membutuhkan kader-kader dakwah yang memiliki ketawazunan (keseimbangan) dalam akademik dan organisasinya. Itulah kenapa sekarang ini LDK mulai diarahkan “Menuju LDK Berbasis Kompetensi”. Artinya setiap potensi akademik kader harus dimanfaatkan guna menopang lahan kerja dakwah yang semakin meluas. Bukankah akan lebih mudah melakukan pendekatan terhadap objek dakwah kalau kita memiliki IPK yang tinggi.

Selain itu juga citra kader LDK yang terkadang masih terkesan esklusif harus segera diubah menjadi sosok kader yang inklusif. Sosok kader inklusif adalah sosok kader yang mampu menempatkan dirinya dimanapun dia berada baik di kelas, di lingkungan rumah, ataupun dalam urusan birokrasi kampus.

Dan mungkin salah satu hal penting yang belum terlihat di LDK kita adalah pencampaian terhadap visi dakwah kampus itu sendiri. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa visi dakwah kampus secara nasional adalah

“Adanya suplai alumni yang berafiliasi kepada Islam serta Optimalisasi peran kampus dalam mentransformasikan masyarakat menuju masyarakat islami”

Yang kita tekankan terlebih dahulu adalah di bagian kalimat “adanya suplai alumni yang berafiliasi kepada Islam”. Mungkin hal ini disebabkan juga oleh faktor akademik yang hanya tiga tahun kuliah, sehingga menyebabkan kekurang matangan dan belum siapnya kader membawa Risalah mulia ini dalam dunia kerja nyata ataupun ke dalam masyarakat. Sepertinya dalam urusan satu ini menjadi PR besar untuk segera diselesaikan dan dicarikan solusi terbaiknya.

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar’. (QS. Ali Imron : 147)

Ikhwan dan akhwat fillah,

Dalam tulisan ini juga saya ingin menyampaikan pesan-pesan yang insya Allah jikalau ada hikmah yang bisa di ambil tolong direnungkan dan di manfaatkan, dan jikalau ada kesalahan mohon saya diingatkan.

Bismillahirrahmaanirrahiim,

LDK KARISMA sekarang dalam kondisi yang menguntungkan di beberapa segi yang tentunya dapat memudahkan LDK melakukan akselarasi ke arah yang lebih baik lagi, hal tersebut di antaranya yaitu :

  1. Jumlah kader yang meningkat dari tahun kemarin, banyak kader angkatan 2009 yang bergabung dan aktif, serta dalam keadaan yang penuh semangat.
  2. Nama KARISMA yang semakin eksis di telinga mahasiswa dan civitas akademika tentunya menjadi modal yang berharga bagi kemajuan dakwah Ammah.
  3. Memiliki support dana dari Lembaga yang sangat cukup, sehingga dapat menyelenggarakan kegiatan yang lebih bermanfaat dan optimal lagi.

Itulah beberapa hal yang menguntungkan bagi LDK kita tercinta ini, namun setelah 1 tahun memimpin KARISMA saya menyadari ada beberapa kekurangan dalam tubuh LDK ini, yaitu kondisi kader banyak belum liqo’ ataupun belum aktif untuk liqo’, padahal yang seperti kita pahami bersama bahwa Liqo’ dapat diibaratkan sumsum tulang belakang dari LDK, dimana Liqo’ lah yang menghasilkan dan mencetak darah baru atau kader baru. Jika sum sum tulang belakang seseorang baik, maka darah yang baik, akan diproduksi, akan tetapi jika sum sum tulang belakang seseorang rusak atau terkena virus, maka darah yang ber-virus atau berpenyakit pula yang akan diproduksi. Begitu pula dengan Liqo’, jika dikelola dengan baik akan mampu mencetak kader yang baik, akan tetapi jika Liqo’ gagal dikelola maka akan menghasilkan kader yang buruk pula.

Maka dari itu, kondisi Liqo’ kader menjadi hal yang sangat di prioritaskan. Dan juga bagi kader yang berada di Wajihah lain agar dapat di kontrol, agar ancaman terjadinya penurunan kualitas Ruhiyah kader tidak terjadi untuk kesekian kalinya. Wallahua’lam bish showab..

Akhir kata, kepada seluruh pengurus baru saya ucapkan.. Selamat menjalankan amanah dengan iringan keihklasan. Kuntum khairat ummah ukhrijat linnas…..

Wassalammu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh..


Categories: Dakwah Kampus
  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.